Jumat, 16 Januari 2026 WIB
Pro Jurnalis Siber
Diduga Otak Dibalik 2 Ton Narkoba

Dewi Astutik Gembong Narkoba Internasional Ditangkap di Kamboja.

Administrator Administrator
Dewi Astutik Gembong Narkoba Internasional Ditangkap di Kamboja.

17MERDEKA|| Badan Narkotika Nasional (BNN) mengakhiri pelarian buronan kasus narkoba internasional, Dewi Astutik (43), di Kamboja. Wanita asal Ponorogo, Jawa Timur, yang diduga merupakan otak di balik penyelundupan narkotika jenis sabu seberat dua ton dengan nilai mencapai Rp 5 triliun.

Penangkapan dilakukan di Sihanoukville, Kamboja, Kemarin (1/12/25), setelah operasi gabungan intensif yang melibatkan BNN, Interpol, dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto memimpin langsung operasi penangkapan Dewi Astutik, yang dikenal licin dan sering berganti identitas, termasuk menggunakan KTP adiknya untuk mengelabui petugas.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari pengungkapan kasus penyelundupan dua ton sabu pada Mei 2025.

“Tersangka Dewi Astutik berhasil diringkus saat sedang menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville. Ia adalah pengendali utama di lapangan dan terlibat dalam jaringan ‘Golden Triangle’ serta sindikat Afrika,” ujar Roy Hardi, dalam keterangannya di Jakarta

Sebelum terlibat dalam sindikat narkoba internasional, Dewi Astutik diketahui memiliki riwayat sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW). Ia pernah bekerja di beberapa negara Asia, termasuk Hongkong, Taiwan, dan Kamboja.

Diduga, dari perantauan tersebut, Dewi Astutik terhubung dengan jaringan narkoba internasional yang kemudian membawanya pada posisi sebagai pengendali utama penyelundupan sabu-sabu skala besar. Ia juga dilaporkan masuk dalam daftar buronan Kepolisian Korea Selatan.(Red)

Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini