Kamis, 04 Juni 2026 WIB
Monopoli Judi di Kota Medan

Akun Bos Judi Mesin Merk Domino Catut Nama PJU Poldasu

Administrator Administrator
Akun Bos Judi Mesin Merk Domino Catut Nama PJU Poldasu
17merdeka.com
Akun yang diduga kuat pemilik perjudian jenis mesin tembak ikan merk Domino.

17MERDEKA, MEDAN - Mesin perjudian jenis tembak ikan merek Domino, saat ini bertabur di Kota Medan. Bahkan, usaha perjudian yang dikelola Akun, seorang pria turunan Tionghoa, memonopoli mesin judi di Kota Medan.

Tak heran, bertaburnya mesin judi jenis tembak ikan merek Domino di Kota Medan karena diduga pemiliknya bernama Akun mencatut nama oknum Pejabat Utama (PJU) Poldasu.

"Sebenarnya sih, mau diberitakan tidak masalah, tidak akan tutup hanya risih aja. Abang tahu pak T (oknum PJU red) kan, beliau sudah kita beritahu, beliau setuju-setuju saja asal pandai-pandai di lapangan," ujar Akun tatkala bincang-bincang dengan wartawan, beberapa waktu lalu.

Perbincangan itu terjadi beberapa bulan setelah membuka judi yang waktu itu masih membawa merek "Hitam Putih", setelah mengganti merek dari Joker 88.

Namun, tidak lama kemudian, merek Hitam Putih yang dikelola beberapa pemegang saham "Pekong" alias pecah kongsi. Perpecahan terjadi disebut-sebut karena Akun bersikap otoriter dan tidak mau berterus terang soal keuangan.

Ditambah lagi Akun memasukkan mesin orang lain dengan membawa merek Hitam putih tanpa sepengetahuan para pemilik saham dan dengan sesumbar menyebut karena dirinya Merek Hitam Putih bisa besar.

Kemudian, masing-masing pemegang saham membuka usaha sendiri. Akun sendiri masih sempat membawa merek Hitam Putih. Namun, tidak lama kemudian mengganti merek menjadi Kingdom 88.

Karena selalu dibayangi ketakutan akibat diberitakan media, Kingdom 88 berganti nama menjadi Fortuner kemudian berganti nama lagi merek Domino.

Saat ini merk Domino merajai arena perjudian jenis tembak ikan di hampir seluruh kecamatan di Medan termasuk kawasan Medan Utara (Medan Labuhan, Hamparan Perak dan Belawan).

"Jika ditotal ada sekitar 80 lokasi lebih judi merek Domino. Omzet perhari sedikitnya 200 juta rupiah setiap hari," aku seorang pria turunan, mantan karyawan Akun, yang tidak bersedia disebut namanya, Senin (13/12/2021).

Sumber menyebutkan, jumlah mesin merek Domino ada seratusan unit lebih. Dalam satu lokasi (titik) saja ada yang satu unit seperti di daerah pinggiran, ada 3 unit bahkan ada yang hitungan per ruko (4-8 unit).

Dari segi harga, sebutnya lagi, harga mesin tembak ikan tergantung merk.

"Harganya mulai Rp45 juta satu unit hingga seratusan juta rupiah, seperti merek Babel. Jadi, jika dihitung, Akun dkk harus menggelontorkan dana minimal Rp.500 juta untuk membuka bisnis perjudian tersebut," ujarnya.

Masih kata sumber, untuk satu meja yang beroperasi di daerah pinggiran diwajibkan menyetor Rp6 juta setiap bulan. Di daerah perkotaan setor Rp10 -15 juta.

Kemudian, jika disebut hitungan per ruko, diwajibkan membayar Rp100 juta sampai Rp150 juta perbulan.

"Jika dirata-ratakan, pengelola merek Domino meraup omzet minimal Rp100 juta setiap hari," jelasnya.

Sementara itu, Dirreskrimum Poldasu Kombes Tatan Dirsan Atmaja yang dikonfirmasi soal namanya dicatut pengusaha judi merek Domino bernama Akun, belum mendapat respon. Dihubungi melalui hanphone, dibalas dengan WhatsAap (WA) rapat. Maksudnya lagi rapat.

Namun sebelumnya, mantan Kabid Humas Poldasu itu pernah berkata, Kapolda Sumut tidak pernah mentolerir segala bentuk perjudian di Sumatera Utara.

LOKASI MERK DOMINO

Penelusuran di lapangan, dari 80 lebih lokasi judi Merek Domino yang paling mencolok berada di gedung "One Shoot" Jalan Kirana persis di belakang eks Medan Plaza. Ada belasan meja yang beroperasi, nilai mesin mencapai miliaran rupiah. Lokasi itu berada di wilayah hukum Polsek Medan Baru.

Kemudian, dua ruko depan Pasar Komplek MMTC Blok O Jalan Pancing, diisi lebih dari 5 unit mesin. Lokasi ini berada di wilayah hukum Polsek Percut Seituan, termasuk di Jalan Tuasan, Pasar 7 dan Pasar 8 Tembung, Kecamatan Percut Seituan dan di Jalan Mandala by Pass tepatnya di depan SPBU, Kecamatan Medan Tembung.

Lapak judi tersebut berada di satu ruko bekas tempat biro jasa pembayaran pajak kenderaan bermotor.

Lalu, di Jalan Besi tidak jauh dari Pasar Besi dan beberapa lokasi di seputaran Jalan Asia dan beberapa lokasi di wilayah hukum Polsek Medan Area.

Kemudian di wilayah Polsek Medan Timur berada di Jalan Masjid Taufik, lokasi peredaran narkoba. Bahkan, judi merek Domino terbilang banyak di wilayah hukum Polsek Percut Seituan, Medan Barat dan Sunggal selain di kawasan Medan Utara.

Selanjutnya di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Pulo Brayan Darat, Kecamatan Medan Barat, tepatnya di belakang dan depan eks bangunan Supermarket Macan Yaohan. Perjudian itu beroperasi hingga subuh, dan tidak pernah ditindak aparat Polsek Medan Barat. Untuk mengelabui warga dan petugas, pintu lapak judi ini sengaja ditutup.

Kemudian, ruko Jalan Berlian Sari, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor. Di lokasi tersebut terdapat belasan mesin judi. Warga setempat pernah protes namun dibenturkan Akun dengan oknum aparat, sehingga sempat ditutup.

Selain itu, di kawasan Jalan Ringroad ada tiga lokasi antara lain di Jalan Bayu, Komplek Bumi Seroja, ruko di depan Cafe Sobat.

Selanjutnya, sekitar 60 unit lebih beroperasi di daerah pinggiran Belawan, Marelan, Labuhan Deli dan kawasan Medan Utara. (17M.05)


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini