Kamis, 04 Juni 2026 WIB

Polisi Amankan Istri dan Mertua Pelaku Bom Bunuh Diri

Administrator Administrator
Polisi Amankan Istri dan Mertua Pelaku Bom Bunuh Diri
INT
17Merdeka,Medan-Pasca-bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, tim gabungan kepolisian telah mengamankan tiga orang, yakni istri pelaku Rabbial Muslim Nasution alias Dedek (24), berinisial DA dan juga kedua mertuanya guna memperoleh keterangan.


Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menyampaikan, ketiganya diamankan melalui upaya penggeledahan dari beberapa lokasi di Marelan. Kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti. 


"Kemarin setelah kita melaksanakan olah TKP di Polrestabes Medan, kita mengamankan istri Rabbial, dan mertuanya dua orang. Kita juga sudah melakukan penggeledahan baik di rumah pelaku atau istrinya, maupun di rumah orang tuanya.


Total yang kita amankan ada 3 orang," terang jenderal bintang satu tersebut kepada wartawan, seusai upacara HUT ke-74 Brimob di Mako Brimob Polda Sumut, Kamis (14/11). 


Mardiaz menjelaskan, penggeledahan itu dilakukan di kawasan Marelan tersebut, rumah terduga pelaku yang berada di Jalan Pasar I Rel dan di rumah mertuanya Jalan Pasar II Marelan. 


"Penggeledahan yang di Marelan dilakukan di rumah terduga pelaku dan mertuanya. Rumah yang disewakannya (Dedek) yang dianggap tempat pengajian, kita temukan di situ ada busur panah, besi, pipa-pipa dan fotocopy-fotocopy seruan khilafah," jelasnya.


Namun, lanjut Mardiaz, awalnya di lokasi tersebut petugas tidak menemukan istri Dedek. Istri Dedek baru diamankan, saat petugas melakukan penyisiran di seputaran alamat terduga pelaku.


"Istri terduga pelaku kita amankan setelah kita olah TKP. Saat kita melakukan penyisiran, ketemu di jalan,"  ungkapnya.


Mardiaz mengaku, saat ini ketiganya masih dimintai keterangan di Mako Brimob Polda Sumut. Ketiganya diperiksa oleh tim gabungan Densus 88 Antiteror, Polda Sumut dan Polrestabes Medan.


"Tim gabungan juga masih melakukan pencarian terhadap guru mengaji pelaku. Identitas guru spiritual pelaku juga sudah kita kantongi," bebernya. 


Mardiaz menambahkan, petugas juga masih mendalami keterangan dari istri Dedek. Istri pelaku menyebut adanya kelompok-kelompok pengajian.


"Namun tentunya kita belum bisa menduga itu pelakunya juga, (sehingga) tentu kita harus mendalami. Kita saat ini, dalam proses pengembangan. Kami mohon wartawan sabar menunggu, kita fixkan (dulu) semuanya," imbuhnya.


Sementara, terhadap para korban, Mardiaz menuturkan, anggota Polri yang menjadi korban dalam peristiwa bom bunuh diri tersebut akan diberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat. Sedangkan untuk pembiyaan para korban, pemerintah akan menanggung semuanya.


"Anggota Polri yang menjadi korban akan diberi penghargaan, mungkin kenaikan pangkat luar biasa, atau bisa jadi di sekolahkan," pungkasnya. 


Seperti diketahui, dalam peristiwa bom bunuh diri tersebut terdapat 6 orang korban luka-luka, yakni Kasi Propam Polrestabes Medan Kompol Abdul Mutolib, Kasubbag Bin Ops Polretabes Medan Kompol Sarponi, Staf Propam Polrestabes Medan Aipda Deni Hamdani, Staf Propam Polrestabes Medan Brigadir Juli Chandra, masyarakat yang mengurus SKCK Ikhwan Muliadi, dan PHL Polrestabes Medan Richard Purba. (17M.30) 


Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini