Sabtu, 18 April 2026 WIB

Modus Over Kredit, Oknum Guru Terlibat Penggelapan Mobil

Administrator Administrator
Modus Over Kredit, Oknum Guru Terlibat Penggelapan Mobil
INT:
17MERDEKA,Medan-Seorang oknum guru SMP terlibat dalam sindikat penipuan dan penggelapan mobil dengan modus over kredit. Diduga, pelaku telah menggelapan puluhan unit mobil berbagai jenis dan merek.

Dia adalah RV, guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 28 Medan. Warga Jalan Bengawan No32, Lingkungan IX, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal itu bekerjasama dengan pelaku lain bernama Victor Marudut Marpaung.

Seorang korbannya, Deddy Purwanto mengatakan, mobil Avanza Veloz nomor polisi BK 1048 ER miliknya dibawa kabur pelaku diawali pada pada Kamis (18/1/2018) lalu setelah dirinya memasang iklan penjualan mobil miliknya di situs penjualan online.  

"Setelah saya masang iklan, Sabtu (20/1/2018) silam saya dihubungi pelaku bernama Victor yang merupakan teman RV. Kemudian, dia mengatakan akan datang ke rumah saya melihat mobil yang hendak saya jual," kata Deddy, Rabu (21/2/2018).

Sore harinya, RV dan Victor datang ke rumah Deddy. Keduanya mengecek kondisi mobil. Saat itu, kedua pelaku langsung mengajak transaksi.

"Saya buka harga Rp40 juta. Kemudian sepakat lah mobil itu saya jual Rp36 juta. Dalam perjanjian, sisa kredit pelaku yang akan membayar," kata Deddy.

Setelah sepakat, korban dan kedua pelaku berangkat ke perumahan Alam Asri di Jalan Djamin Ginting KM 13,5 untuk melakukan transaksi. Karena di perumahan itu tak ada ATM, korban dan dua pelaku beranjak ke perumahan Vila Zekita.

Di perumahan inilah transaksi dilakukan. Kemudian, uang Rp36 juta yang telah disepakati dibayar dengan cara transfer.

"Uang sebesar Rp35 juta ditransfer, kemudian sisanya Rp1 juta dibayar cash," ungkap Deddy.

Karena saat itu waktu sudah sore, korban dan pelaku gagal berangkat ke leasing untuk melakukan pengurusan administrasi balik nama.

Sesuai kesepakatan, korban dan kedua pelaku akan ke leasing yang ada di Kampung Lalang, Sunggal pada Senin (22/1/2018). Namun, begitu waktunya tiba, pelaku menghindar. Saat dihubungi, pelaku kerap tak mengangkat telfon.

"Saya ambil mobil itu kredit dengan jangka waktu 59 bulan. Mobil itu sudah berjalan tujuh bulan sisanya 53 bulan lagi. Nah, inilah yang harus dilunasi si pelaku ini," kata Deddy.

Karena pelaku menghindar, korban dikejar-kejar pihak leasing karena masalah tunggakan. Korban sudah mencari kemana-mana keberadaan pelaku ini.

Hal serupa juga dialami Chandra (39), warga Jalan Setia Budi, Pasar I. Pelaku yang merupakan seorang guru membawa kabur mobil Honda Civic BK 1593 DV miliknya.

"Modusnya sama, over kredit. Tapi mobil kita malah dibawa lari. Pelaku enggak mau melanjutkan kredit mobil saya," katanya.

RV yang terlibat penipuan mobil ternyata sudah ditangkap Polsek Sunggal dan diakui Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna.

"Memang ada kami amankan. Yang bersangkutan kami tahan dalam kasus 480. Dia sebagai penadah," kata Wira, Rabu (21/2/2018) siang.

Menurut mantan Kapolsek Delitua ini, ada dua orang korban yang sudah melapor ke pihaknya. Namun, dia belum bisa memberikan keterangan secara rinci terkait kasus yang menjerat RV.

"Ada dua orang yang kami amankan. Tapi nanti saya cek lebih lanjut dulu ke kantor. Saya khawatir salah menyampaikan informasi," imbuhnya.

Karena sudah banyak yang menjadi korban RV, Wira meminta agar para korban segera membuat laporan agar kasusnya bisa diproses dan pelaku dapat disangkakan dengan pasal penipuan dan penggelapan.

"Kalau korbannya adalagi, silahkan arahkan ke polsek. Nanti biar sekalian kami data untuk diproses lebih lanjut," kata Wira.

Informasi yang beredar, satu pelaku lainnya yang diamankan Polsek Sunggal adalah Victor Marudut Marpaung. Victor adalah teman satu jaringan RV dalam melakukan aksi penipuan dan penggelapan mobil(17M.08) 

Tag:
Berita Terkait
Wartawan 17merdeka.com adalah yang namanya tercantum di susunan Redaksi. Segala proses peliputan yang diterbitkan oleh media online 17merdeka.com harus menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers. Hubungi kami: redaksi.17merdeka@gmail.com
Komentar
Berita Terkini